Environment Untuk Development Web Menggunakan Virtual Machine

Published on Author Widianto NugrohoLeave a comment

Untuk development web dengan platform yang umum digunakan yaitu Apache-MySQL-PHP, kita menginstal ketiga benda tersebut (Apache, MySQL, PHP) berserta dependensinya baik itu pada komputer kita diinstal masing-masing, maupun menggunakan paket semacam MAMP (pada OSX) atau XAMPP (pada Windows).

DIsamping dengan cara tersebut,  bisa dilakukan juga dengan menginstal OS sebagai guest OS dengan mekanisme virtual machine (VM). Atau OS (guest OS) di atas OS lainnya (host). Yah, ada kelebihan dan kekurangannya sih :)

Untuk yang WN lakukan alasannya adalah karena Apache-MySQL-PHP ini tidak ingin menyala terus menerus, sementara tidak ada solusi seperti MAMP atau XAMPP pada komputer yang WN gunakan (Linux). Sebetulnya ada sih caranya, tapi WN pikir dengan instal VM cukup menjawab kebutuhan WN yang kadang-kadang saja butuh.

Baiklah untuk kebutuhan ini aplikasi yang WN gunakan adalah VirtualBox. Pada Ubuntu untuk menginstal lakukan:

# sudo apt-get install virtualbox

Tampilan GUI nya sebagai berikut:

VirtualBox

Install ubuntu-server as guest vm

Baiklah untuk kebutuhan OS server, WN menginstal Ubuntu Server. Untuk menginstal klik tombol New dan ikuti langkah-langkahnya. Kemudian instal OS dari file ISO yang sebelumnya sudah berada pada harddisk.

Setelah terinstal supaya bisa diakses dan juga bisa mengakses internet gunakan bridged network. IP bisa secara dinamik dengan DHCP atau statik melalui setting berikut ini.

Setup network ip statik

Edit file /etc/networking/interfaces yang isinya kurang lebih sebagai berikut:

# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.X
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.Y
dns-nameservers 192.168.0.Z

Ubahlah address, netmask, dan gateway sesuai dengan kebutuhan.

Setelah diedit, restart dengan perintah:
# sudo /etc/init.d/networking restart

Aplikasi yang dibutuhkan pada guest OS

install aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan:

  • apache/mysql/php
  • git client

Setting pada host

edit file /etc/hosts yang berisi sebagai berikut:

127.0.0.1    localhost
127.0.1.1    SketchPad
192.168.0.222    sketchmachine

Pada contoh diatas silakan ganti IP 192.168.0.222 dan hostname sketchmachine sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian guest OS tersebut dapat diakses dengan nama ‘sketchmachine’ seperti pada contoh di atas.

Untuk proses editing file-file PHP, gunakan ftp client. WN menggunakan Filezilla.

FileZilla

Edit file-file PHP di host menggunakan editor teks kesayangan

Nah agar supaya settingan (IP statik) di atas dapat tetap nyaman digunakan maka kita harus menggunakan koneksi internet yang tidak berubah-ubah, misalnya menggunakan modem 3G milik kita pribadi, misal yang terkoneksi melalui USB, atau melalui koneksi LAN di kantor kita. Bila kita sering berpindah tempat dan menggunakan akses dari cafe misalnya, maka setting statik di atas tidak bisa dilakukan. anda harus sering mengubah-ubah setting yang sudah dibuat dan itu merepotkan. jadi anda harus membawa serta modem 3g anda.

Demikianlah sekedar share solusi sederhana yang dilakukan sehuhungan dengan kebutuhan yang WN hadapi.

Leave a Reply